Next Post
banner
IMG_20200428_005915

Iyeth Bustami: Mamaku Guru Besarku

Jakarta, Voice of Dangdut – Hampir semua orang kenal dengan sosok Iyeth Bustami, pelantun lagu melayu dangdut yang tak ada dua setingkat dengannya di negeri ini.

Keberadaan di penjurian audisi dangdut di MNC dan Indosiar beberapa tahun silam cukup menarik perhatian, sebenarnya Iyeth Bustami telah menjadikan dirinya sebagai pengajar di ruang publik, bukan hanya untuk peserta audisi tapi juga menambah ilmu bagi para pemirsa yang menonton audisi tersebut.

VOD melalui Wahed Unoe, coba menghubungi Eka Sapta (personil G4UL) yang tak lain suami sekaligus manejer Iyeth. Akhirnya Senin malam 27/4/2020 pukul 22,36 Wib komunikasi tersambung ke handphonenya.

Ketika ditanya siapa yang paling berjasa dalam karier Iyeth, “kedua orang tua saya mas, sejak kecil mereka telah mengajarkan saya bagaimana bernyanyi dengan teknik vokal yang baik,” jawab ibu dari tiga putri ini bersemangat.

3 putri pasangan Iyeth dan Eka: Zaviena Bintang Nugraha, Maoula Loviyeka Nugraha dan Kayra Safwa Nugraha

Orang tua mengajarkan? “Ya benar mas orang tua, mama saya seorang guru besar pengajar vokal dan paduan suara di Riau.” Iyeth menceritakan peran mamanya Almarhumah Hj. Nagats yang telah membentuknya sejak usia dini.

Perempuan kelahiran Bengkalis Riau 45 tahun silam, bukan hanya dikenal dalam blantikan musik Melayu, Pop dan Dangdut, namanya juga terukir di genre jazz.

Tahun 1993 iyeth remaja berangkat ke Jakarta, untuk memperdalam pengetahuan musik dengan mengikuti private music college, sekaligus menekuni karier sebagai pernyanyi hingga selanjutnya mengeluarkan 12 album sejak 1994.

Bakat musik dan kemapuan vokal sejak kecil ketika masih di Riau, telah membuat Iyeth makin matang dan sukses dengan beberapa album, satu Album yang paling fenomenal yaitu Laksmana Raja Di Laut.

Beberapa single hits dalam album tersebut bertahan dari dulu sampai sekarang, diantaranya Laksmana Raja Di Laut cipt. Pak Ngah, Ijuk Cipt. Armadiraga, Laila Canggung Cipt. A.Hamid dan Armadiraga.

Lagu Laksmana Raja Di Laut telah mengangkat nama Iyeth Bustami, tahun 2003 meraih banyak penghargaan di ajang bergengsi Anugerah Dangdut TPI, Penyanyi Rekaman Lagu Dangdut Wanita Terbaik, Arrangement Lagu Dangdut Konvensional Terbaik dan Video Klip Terbaik.

Dari pengakuannya ternyata Iyeth Bustami ikut berandil dalam single Laksmana Raja di Laut, “lirik lagu ini sudah ada sejak zaman dulu di Riau, kemudiaan Almarhum Pak Ngah sebagai arranger memperkaya lirik itu dengan musik, lantas saya menambah Ral di awal syair, maka sempurnalah lagu itu,” ucap penyanyi, penulis lagu dan guru vokal sejak tahun 1990.

Saat ditanya bagaimana menyikapi kebijakan pemerintah dengan diberlakukan PSBB untuk memutus rantai penyebaran virus corona,” saya dan keluarga memilih berdiam di rumah, kami sepakat tidak mau melakukan aktifitas di luar rumah karena berbahaya.” Tegas Iyeth yang mengaku tinggal di kawasan Taman Mini, Jakarta Timur.

“Kita semua harus patuh, sabar dan jangan terlalu cepat mengeluh, pandemi ini bencana global, sedangkan negeri kita baru 2 bulan terserang. Baiknya tetap di dumah dan terus berdoa semoga wabah segera hilang,” mohon Iyeth Bustami kepada warga negara untuk tetap tenang dan tidak selalu mengeluh. (unoe/s.karsono)

Related posts