Next Post
banner
IMG_20200509_135321

Fildan: Sosok Rhoma bagi saya adalah panutan

Jakarta, Voice of Dangdut – Rasanya nyaris tidak ada yang tidak kenal dengan sosok vokalis dan gitaris handal asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, aksinya yang memukau kerap menghiasi layar televisi Indosiar.

Sebagai artis pendatang baru, kemampuan olah vokal dan kepiawaiannya memainkan gitar melodi, Fildan Rahayu mampu menarik perhatian publik. Wahed Unoe dari VOD coba mewawancarai Fildan melalui komunikasi video google goo.gl Sabtu 9/5/2020.

Rhoma mencandai Fildan saat latihan di Studio Soneta (foto ss Ramdansyah bakir)

Bisa Fildan ceritakan awal mengenal dangdut, “saya mengenal dangdut hingga bisa nyanyi karena suka bang Haji Rhoma Irama, kebetulan ayah saya penggemar Beliau, jadi ayah yang mengajarkan saya menyanyi lagu-lagu Rhoma.”

“Jadi kenal dangdut sejak saya masih kecil sekitar tahun 1998 /1999,” sebut Fidan yang waktu itu masih kelas 3 SD sudah menghafal lagu-lagu sang legend Rhoma Irama.

Ketika ditanya lagu apa pertama sekali hafal, sambil mengernyitkan dahi dan menatap langit-langit kamarnya, Fildan coba meningat-ingat masa kecil, “kalau nggak salah yang pertama saya hafal dan belajar lagu Terpaksa karya bang Haji Rhoma,”

Dari pengakuan Fildan, ternyata ia otodidak, tidak pernah belajar vokal dan musik, gurunya adalah La Suriadin yang tak lain ayahnya sendiri. Ayahnya yang juga otodidak mengajarkan putranya tentang teknik vokal dan cara memetik melodi pada saat musik interlude.

Fildan kemudian dalam perjalanannya, mendalami musik dari kaset pita analog dan VCD yang diulang berkali-kali dipandu oleh sang ayah, ketika remaja ia sering belajar dan sharing dengan para senior.

Artis yang pernah dibayar hanya 150 ribu usai manggung di kampung asalnya, mulai dari siang hingga sore kemudian lanjut malam hingga subuh ini, tertawa ngakak mengingat masa-masa sebelum ia meraih banyak prestasi di level nasional.

Fildan mengaku 90 persen lagu yang dinyanyikan sejak dari dulu hingga sekarang adalah karya Rhoma Irama, “ya saya sangat terinspirasi Rhoma Irama, di kampung saya lagu-lagu Bang Haji sangat terkenal.”

“Sosok Rhoma bagi saya adalah panutan, juga panutan bagi seluruh musisi dangdut di Indonesia, tanpa Beliau musik dangdut tidak dikenal hingga seluruh dunia,” ungkap Fildan yang bangga menjadi bagian penerus Rhoma Irama.

Mencari tahu siapa Fildan, mesin pencari google mengarahkan kita ke pustaka dunia maya, dokumen prestasinya memenuhi channel YouTube dan ribuan pemberitaan media televisi, surat kabar dan media online 2017-2019.

Sederet juara audisi dangdut bergengsi Indosiar diraih, dalam rentang waktu 2 tahun Fildan menjadi Juara Dangdut Academy (D’A) 2017, juara Dangdut Academy Asia 2017 dan juara Dangdut Star (D’Star) 2019.

Fildan dan Keluarga bahagianya

Apakah Fildan sudah memboyong keluarga ke Jakarta, “sejak Grand Final D’A 4 saya sudah mengajak semua keluarga ke Jakarta, setelah Juara D’A 4 anak dan istri sudah pindah semua dan tinggal di daerah Graha Raya Tangsel.”

Sebelum mengakhiri percakapan, bagaimana pendapat Fildan tentang Social Distancing dan PSBB “menurut saya itu keputusan yang bagus karena untuk kebaikan kita bersama, dengan begitu pandemi ini cepat hilang di seluruh Indonesia dan Jakarta.”

“Karena itu kita semua stay at home saja untuk mencegah penularan virus corona, terima kasih.” harap Fildan kepada semua warga bangsa agar tetap di rumah saja untuk memutus rantai penularan covid-19. (unoe)

Related posts